Saturday, June 2, 2012

jawaban

Adalah sebuah kata yang selama satu setengah bulan kemarin menghantui diri saya. Jawaban atas insomnia yang saya alami. Jawaban atas semua makanan yang saya muntahkan kembali. Jawaban atas rasa gatal yang menjalar di sekujur trakea saya. Jawaban sederhana atas semua ketidaknyamanan, kecemasan dan kerisauan. Sebuah jawaban yang menjadi penjelasan akan semua ini.

Alergi.

Ya, setelah apa yang saya alami selama satu setengah bulan dengan hidup tersiksa dan sakit yang tidak jelas, akhirnya saya memiliki kesempatan #waktu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan penyakit dalam. Bila saya ingat-ingat kembali, kondisi suram ini mulai menjangkiti tubuh saya tepat setelah wisnite april. Sindrom awalnya mirip seperti penyakit favorit sarah fasri: masuk angin. Karena asumsi awal saya adalah karena kecapean setelah mengurus proses kelulusan di institut gajah, maka saya tidak ambil pusing dan beraktivitas seperti biasanya #pengangguran. Seminggu berlalu, ternyata batuk tak kunjung berhenti juga. Saya mulai curiga. Jangan-jangan, batuk ini berkaitan dengan IPK saya yang pas-pasan. Mungkinkah? MUNGKINKAH?!!

Sebagai makhluk yang dididik secara scientific, saya mengambil kemungkinan lain bahwa batuk ini datang seiring berubahnya tingkat kesibukan saya. Dari yang santai menjadi lebih santai. Kejomplangan aktivitas keseharian mungkin saja menjadi penyebab kondisi medis akan saluran pernapasan saya. Ujian semakin berat ketika saya melawat ke ibukota untuk mengamati situasi kehidupan kota metropolitan nomor satu di indonesia. Jaga-jaga siapa tahu saya berkesempatan mencari uang di sana.

Udara jakarta yang hareudang tidak jelas membuat saya harus menjalin hubungan tanpa status dengan kipas angin. Apa yang terjadi selanjutnya adalah pembuktian bahwa yang namanya HTS-an itu tidak sehat. Kesemriwingan angin yang mengalir sepoi-sepoi layaknya sebuah pisau bermata dua. Bak seorang hipokrit, angin ini memuaskan dahaga kegerahan saya dan sayangnya juga menyebabkan kondisi tubuh saya masuk ke dalam fase yang saya sebut dengan: the sleeping enter wind (sebuah kondisi dimana tubuh mengalami masuk angin kronis namun tidak kentara efeknya karena teralihkan oleh kondisi lingkungan yang ekstrem, dalam hal ini ke-hareudang-an ibukota).

Dan akhirnya, setelah satu setengah bulan semenjak saya tidak dapat bernapas dengan lega, datang juga kesempatan mengantre dan berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Mohon diingat bahwa penyakit dalam ini bukanlah penyakit hati. Terima kasih.

"Kamu alergi." Itulah jawaban yang saya nantikan selama ini. Oh, akhirnya saya mengerti. Penyebab semua bukan-batuk-biasa. Semua terjawab sudah. Kini saya bisa melanjutkan sisa hidup saya dengan tenang. Terima kasih Tuhan atas semua nikmat yang Kau berikan.

penyambung nyawa
bukan efek instagram. difoto di bawah cahaya biru #literally

Jawaban adalah sesuatu yang membuat manusia gundah sebelum ia berhasil mendapatkannya. Setiap orang memiliki metode masing-masing dalam mencari jawaban atas pertanyaan hidupnya. Tidak semua jawaban itu harus bisa didengar, tapi cukup dilihat, meskipun itu implisit. Ada yang mempertanyakan jawaban dengan bertindak frontal. Dan ada pula yang mendapatkan penjelasan dengan hanya apa yang disaksikan nalarnya. Latensi seseorang meraih jawaban tentunya akan berbeda satu sama lain. Karena itu saya tidak heran ketika melihat seseorang yang terjebak dalam satu kondisi cukup lama dengan alasan yang tidak jelas. Saya yakin akan satu hal: dia belum menemukan jawaban.

8 comments:

  1. sarah fasri adalah sebuah fenomena untuk simptom dan jawaban masuk angin.. sekian

    ReplyDelete
    Replies
    1. KALIAN BERDUA NGERAKEUN IH. semacam raja dan ratu masup angin. hahaha.

      Delete
  2. paragraf terakhirnya MANTAB! ;)

    ReplyDelete
  3. Yang atas nggak penting semuaaa! Yang penting paragraf akhir. Hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah gak apa-apa. comment ini membuktikan maneh baca semua isi post :3

      Delete
    2. Diawali dengan cerita komedi, diakhiri dengan sangat serius.
      Ah gw belum menemukan jawaban betapa anehnya maneh gas :)
      Menarik..menarik..

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...